Jumat, 10 Juni 2011

Maafin Aku

Jumat, 10 Juni 2011
Maafin aku
Maafin aku, karena aku udah ngebohongin kamu
Maafin aku, karena aku udah gak jujur sama kamu
Maafin aku, karena harus ngerahasiain ini

Maafin aku, karena aku gak pengen kamu marah sama aku
Maafin aku, aku ngelakuin ini karena gak mau kehilangan kamu, sahabatku
Maafin aku, karena aq cuma gak pengen persahabatan kita hancur gitu aja
Maafin aku, karena aku gak pengen kamu gak mau jadi sahabatku lagi

Maafin aku, seharusnya emang gak pernah ada cinta antara aku dan dia
Maafin aku, meskipun aku gak tau dia gak bener-bener cinta sama aku,
tapi aku tau dia pernah cinta sama aku dan aku pun mencintainya

Maafin aku, kamu gak perlu tau hal itu
Karena aku yakin, dia mungkin udah lupa kalo pernah ada cinta antara aku dan dia
Maafin aku, meskipun samar, tapi aku tulus mencintainya
Sampai sekarang, meskipun tak sebesar dulu

Sekarang dia udah balik lagi sama kamu,
dan seakan-akan lupa atau mungkin malah bener-bener lupa sama aku
Karena aku tahu, cintanya hanya untuk kamu
dan cintamu hanya untuk dia

Sekarang aku udah rela kalo kamu sama dia lagi
Meskipun aku sedih, sakit, dan kecewa
Maafin aku, karena aku hanya sanggup menangis,
menangisi kebahagiaan kalian

Senin, 07 Maret 2011

Mimpi Cinta Aku

Senin, 07 Maret 2011
Aku bermimpi
Mimpi
Sebagai sebuah pertanda
Tanda
Jika kita tak mungkin bersama
Bersama
Dalam sebuah cinta
Cinta
dan kasih sayang
Sayang
Dalam naungan cinta
Cinta Sang Maha Cinta
Cintaku
Ku hanya cintaimu
Cintaimu karena kecintaanku
Kecintaanku pada Tuhanku

Jumat, 11 Februari 2011

Aku Mencintaimu

Jumat, 11 Februari 2011
Aku mencintaimu
Tulus
Aku tak peduli apa yang orang katakan tentang kamu
Aku masih mengenalmu seperti pertama kali aku mengenalmu

Dengarlah ini sayang
Aku akan terus mencintaimu
Sampai batas waktu yang tak ku ketahui


Jumat, 14 Januari 2011

Bila Kita Berbeda

Jumat, 14 Januari 2011

Anda merasa berbeda?

Atau anda merasa dibedakan karena anda berbeda?

Jangan minder menjadi berbeda meski kita satu-satunya.

Tetaplah jadi diri sendiri dan tak usah hiraukan cemooh orang kepada kita.

Keyakinan yang kuat dari diri kita akan sebuah kebenaran, akan membawa perubahan luar biasa bagi orang-orang disekitar kita.

Tak ada keberhasilan tanpa keyakinan.

Tak ada perubahan tanpa perjuangan.

Itulah yang harus kita lakukan.

Impian dan cita-cita tetaplah maya jika kita tidak berjuang untuk merubahnya menjadi sebuah kenyataan.

Jadilah berharga dengan perbedaan yang kita miliki.

Lakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan.

Kemudahan dan keberhasilan akan selalu ada dibalik kesulitan dan cobaan.

Proses yang kita laluilah yang akan menjadi pembeda antara diri kita dan orang lain.


Thursday, December 23, 2010 at 10:08pm

Senin, 10 Januari 2011

Hilang

Senin, 10 Januari 2011

Memang benar, bintang yang dulu bersinar kini mulai meredup.

Hujan pun telah menjadi kemarau.

Dan yang bisa kulakukan hanyalah tertunduk dalam kesendirian.

Entah apa yang harus aku lakukan untuk meredam galau di jiwa.

Apakah aku harus pasrah?

Menyerahkan semuanya sesuai takdir yang telah digariskan Illahi?

Apa dia memang tidak ditakdirkan untukku?

Tapi mengapa dia hadir di relung terdalam?

Ah, sudahlah.

Saat ini bersahabat dengan keheningan jauh lebih baik.

Sembari berharap, apa yang aku miliki kelak akan sepenuhnya menjadi milikku.

Penyesalan

Mungkin memang benar.

Adalah suatu kesalahan saat aku memberimu kesempatan untuk mencintaiku.

Padahal sebenarnya aku tak mencintaimu.

Saat kau begitu besar mencintaiku, aku suruh kau pergi dariku karena aku takut bila mencintaimu.

Sekarang saat kau benar-benar pergi dariku, justru aku menginginkanmu kembali.

Aku telah salah menyuruhmu pergi karena aku amat kehilangan dirimu.

Aku tak sadar kalau ternyata aku sangat mencintaimu.

Sekarang kau telah bersamanya.

Meskipun aku yakin kau masih mencintaiku.

Maafkan aku yang telah menyia-nyiakan cintamu.

Semoga kau bahagia bersamanya.

Dan semoga aku dapat melupakan cintaku padamu.

Kamis, 09 Desember 2010

Titik Terendah

Kamis, 09 Desember 2010
Aku pikir, ini saat yang tepat bagiku untuk memutar roda kehidupanku...
Ya, memang sudah saatnya roda itu berputar ke atas...
Karena sudah terlalu lama aku berada di bawah...

Tapi kenapa, disaat kumulai semua ini, justru kekecewaan yang ku dapat...
Aku tak mengerti...
Aku coba menelaah, sekiranya ada yang salah dari diriku...
Dan memang benar, ada yang terlupa...

Benar memang, usaha tanpa doa itu percuma dan doa tanpa usaha itu sia-sia...
Laiknya sekarang...
Aku terlalu sombong...
Aku terlalu menyepelekan...
Aku terlalu percaya diri hingga kulupa akan ketidakmampuanku...

Kumisalkan kemampuanku 100...
Seharusnya aku bisa melebihi angka 100...
Tapi justru sebaliknya, aku malah berada di bawah angka 100...

Sakit hati, kecewa, lemas rasanya tubuhku...
Ini memang kesalahanku...
Kesalahan yang selalu aku sadari, tapi selalu pula kuulangi...

Bodoh...
Apa sebenarnya mauku...???
Aku tahu, ini penentuan dan harga mati untukku...
Tapi, aku di ambang kegagalan, ku kecewakan diriku sendiri, dan aku mengubur impianku sendiri...

Aku takut, jika Allah tak memberiku kesempatan di babak awal ini...
Padahal semua orang tahu, seberapa berharapnya aku dengan hal ini...
Dan aku tak hanya kecewakan diriku sendiri, tapi aku juga kecewakan orang tuaku..

Maaf beribu maaf...
Kesalahan yang sama telah kuukir kembali...
Tapi sungguh, aku benar-benar menyesal...

Kupikir, ini saatnya kawan menjadi lawan...
Bukan dalam hal kehidupan sosial...
Tapi, dalam hal pelajaran dan persaingan di ujian nasional dan seleksi masuk perguruan tinggi...
Diluar itu, mereka tetap kawanku...
Sahabatku...

Aku tak boleh menyerah begitu saja...
Aku sudah mendapatkan hidayah dan kemauan dari Allah...
Aku tak boleh membiarannya pergi begitu saja dari diriku, karena begitu sulitnya mendapatkannya...

Dan semoga Allah masih memberiku kesempatan di babak awal ini...
Semoga ku dapatkan apa yang aku inginkan dan apa yang seharusnya jadi takdirku...
Karena Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak merubah nasib mereka sendiri...

Aku selalu percaya bahwa rencana Allah jauh lebih indah bagiku daripada rencanaku...
Tapi, tolong dengarkan pintaku ya Allah, kabulkanlah doaku, semoga ini petunjuk terbaik darimu...
Terima kasih juga ya Allah karena sudah memantapkan hatiku untuk menentukan pilihanku...

Aku ingin membahagiakan orangtuaku...
Aku ingin membayar kekecewaan ibuku...
Aku ingin menjadi yang terbaik diantara yang terbaik...
Aku ingin mencari ridho-Mu...
Aku ingin ini menjadi langkah awal dari perjuanganku yang tak pernah berhenti untuk diriku, keluargaku, agamaku, nusa dan bangsaku...

Sekali lagi ya Allah, kabulkan pintaku agar aku di terima di ptn dan jurusan yang aku inginkan lewat pmdk...
Kalaupun aku gagal di pmdk, maka beri aku jalan di snmptn ya Allah...
Amin ya rabbal'alamin...
 
◄Design by Pocket